Menu
0 Comments

Gengsi Di Hockenheim, Sebastian Vettel Incar Podium Juara Lagi

Kota kelahiran Sebastian Vettel di Heppenheim hanya berjarak 50 kilometer dari Hockenheim, lokasi sirkuit untuk menggelar balapan Formula 1 Grand Prix Jerman. Namun, Vettel justru belum pernah menjadi juara di sirkuit Hockenheimring ini. Vettel pernah merayakan kemenangannya di GP Jerman ketika balapan digelar di Nurburgring, lima tahun lalu.

Kini, dia akan berusaha untuk memenangi balapan pertamanya di Hockenheimring pada Ahad mendatang, untuk melanjutkan momen kemenangan di GP Inggris sebelumnya. “Mungkin kami bisa melakukannya tahun ini.

Vettel

Begitu banyak teman dan keluarga akan ada di sana, membuatnya menjadi bergengsi,” kata Vettel, yang tak sabar berpacu dalam balapan yang akan digelar akhir pekan ini. “Hockenheim adalah sesuatu yang sangat istimewa bagi saya.” Bagi pembalap Ferrari itu, lomba juga menjadi penting karena faktor lain.

Jika Vettel bisa memenangi GP Jerman ini, dia akan bisa menyalip rekor Alain Prost dengan 51 kemenangan. Vettel akan menjadi pembalap ketiga dengan kemenangan terbanyak di belakang Michael Schumacher (91) dan Lewis Hamilton (65). Tantangan akan sangat berat bagi Vettel karena rival terberatnya, Lewis Hamilton, juga akan mendapat dukungan publik di bawah bendera Mercedes.

Hamilton juga lebih berpeluang menjadi juara karena dia pernah naik podium tertinggi di Hockenheim, dua tahun lalu. Namun, catatan Ferrari tak terlalu buruk di Hockenheim. Ada 11 dari 21 kemenangan Ferrari di Grand Prix Jerman terjadi di Hockenheim dan mereka juga mencatat tiga kali kemenangan dengan merebut podium satu dan dua pada 1999, 2006, dan 2010. Vettel tentunya sudah menyiapkan diri dengan baik untuk balapan kali ini.

Apalagi dia sudah berada di puncak klasemen sementara dengan perolehan 171 poin. Giliran Hamilton, yang mengawali musim ini dengan terus bertengger di puncak klasemen, mulai tergeser ke posisi kedua dengan tertinggal 8 poin. Keduanya dibuntuti pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen, di tempat ketiga dan pembalap Australia, Daniel Ricciardo. Bos tim Mercedes, Toto Wolff, mengatakan balapan di Hockenheim akan menandai titik tengah musim 2018.

Selama ini, menurut dia, seluruh tim telah bekerja dengan baik dan berusaha mengurangi kerusakan lebih sering. “Di sisi lain, kami juga masih mencetak poin yang bagus, kedua pembalap kami (Hamilton dan Valtteri Bottas) telah menunjukkan performa yang kuat dan kami memiliki mobil yang cepat.

Kami tetap mengincar gelar juara.” Panitia berharap duel Vettel dan Hamilton akan menjadi daya tarik penonton untuk berbondong-bondong datang. Kedatangan penonton terbanyak terjadi 12 tahun lalu ketika Michael Schumacher masih memiliki daya tarik besar dalam balapan Formula 1 ini.

Selain Vettel dan Hamilton, dukungan lain yang tak kalah besar di balapan Jerman ini diberikan untuk pembalap Belanda, Max Verstappen, yang berada di bawah bendera Red Bull. “Saya yakin beberapa penggemar Belanda juga akan datang dan mengunjungi trek untuk mendukung saya,” kata Verstappen.

Verstapen, pemenang GP Austria, berada di urutan ketiga, dan rekan setimnya, Ricciardo, berada di urutan kedua di belakang Hamilton, dua tahun lalu. Hal itu menjadi kenangan indah tim Redbull. Menurut dia, Hockenheim adalah trek bersejarah dengan beberapa sudut yang menarik, terutama di sektor terakhir